Diyar Güldoğan
29 Juli 2026•Update: 29 Juli 2026
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Rabu dini hari mengklaim telah menghentikan tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz setelah kapal-kapal tersebut disebut mengabaikan peringatan yang diberikan, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip media lokal, IRGC menyatakan ketiga kapal tanker tersebut "ditargetkan dan dihentikan" beberapa jam sebelumnya.
Namun, IRGC tidak mengungkap identitas kapal, kepemilikan, lokasi, maupun bentuk dugaan pelanggaran yang menjadi alasan penghentian tersebut.
"Angkatan Laut IRGC sekali lagi memperingatkan bahwa intervensi dan perintah ilegal Amerika Serikat, yang merupakan pasukan pembunuh anak-anak, tidak akan dibiarkan tanpa respons oleh kapal-kapal di kawasan," demikian bunyi pernyataan itu.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah Washington melancarkan serangan ke Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang fasilitas dan peralatan militer yang diklaim digunakan oleh Amerika Serikat di sejumlah negara di kawasan.