Maria Elisa Hospita
03 Mei 2020•Update: 04 Mei 2020
Enes Canli
ANKARA
Tentara Libya menyerang gudang senjata milik milisi panglima perang Khalifa Haftar pada Sabtu.
"Kami meluncurkan serangan udara di pangkalan udara Watiya, sebelah timur Tripoli," ungkap militer negara itu.
Dua milisi tewas dan lima lainnya luka-luka dalam operasi tersebut.
Tentara Libya baru-baru ini berhasil memukul mundur milisi Haftar yang didukung oleh Prancis, Rusia, Uni Emirat Arab, dan Mesir.
Sejak lengser dan wafatnya Muammar Khadafi pada 2011, pemerintah Libya didirikan pada 2015 di bawah kesepakatan politik yang dipimpin PBB.
Sejak April 2019, pemerintah telah diserang oleh milisi Haftar yang berbasis di Libya Timur.
Akibatnya, lebih dari 1.000 orang tewas dalam konflik tersebut.