Muhammad Abdullah Azzam
02 Oktober 2020•Update: 02 Oktober 2020
Ruslan Rehimov
BAKU, Azerbaijan
Selama serangan ke pemukiman sipil Azerbaijan, tentara Armenia juga menargetkan para wartawan yang sedang meliput di wilayah tersebut.
Sejak serangan lintas batas 27 September oleh tentara Armenia ke Azerbaijan, banyak jurnalis selamat dari serangan yang mengancam nyawa mereka.
Pada Minggu kemarin, tim berita Turki yang sedang bertugas - wartawan dari Anadolu Agency dan TRT – berhasil menyelamatkan diri saat serangan tentara Armenia yang menembakkan peluru mortir yang mendarat dalam radius 100 meter dari tempat para wartawan berada.
Selama serangan dalam lima hari terakhir, peluru yang ditembakkan oleh tentara Armenia menghantam daerah di mana wartawan yang mewakili televisi dan kantor berita, seperti ARB TV, Hazar TV, Ictimai TV, Space TV, ATV, Baku TV, kantor berita negara Azertac, Kantor berita APA dan kantor berita Turan sedang bekerja.
Parlemen Azerbaijan menyatakan keadaan perang di beberapa kota dan wilayahnya menyusul pelanggaran perbatasan Armenia dan serangan di wilayah Karabakh Atas yang diduduki, juga dikenal sebagai wilayah Nagorno-Karabakh.
Pada Senin, Azerbaijan mengumumkan mobilisasi militer parsial di tengah bentrokan.