Maria Elisa Hospita
13 Agustus 2018•Update: 13 Agustus 2018
Aliia Raimbekova
ASTANA, Kazakhstan
Lima negara pesisir pantai Laut Kaspia - Azerbaijan, Iran, Kazakhstan, Rusia, dan Turkmenistan - akhirnya menyepakati status Laut Kaspia.
Kesepakatan itu dicapai saat pertemuan antara pemimpin kelima negara tersebut, Ilham Aliyev, Hassan Rouhani, Nursultan Nazarbayev, Vladimir Putin, dan Gurbanguly Berdimuhamedov, di Pertemuan Puncak Kaspia Ke 5, yang berlangsung di kota Aktau, Kazakhstan.
Setelah runtuhnya Uni Soviet, negara-negara pesisir Kaspia mulai merundingkan status hukum Laut Kaspia. Namun, perundingan itu tak kunjung selesai karena perpecahan negara-negara tersebut.
Berdasarkan kesepakatan itu, area sepanjang 15 mil dari pantai akan dianggap sebagai wilayah masing-masing negara. Zona penangkapan ikan juga dibatasi 25 mil dari pantai masing-masing negara.
Bagian yang tersisa akan menjadi zona netral untuk penggunaan bersama.
Perjanjian tersebut juga mencakup prinsip-prinsip pelestarian keseimbangan militer, perlindungan sumber daya hayati, dan keselamatan navigasi.
Dalam pertemuan itu, Nazarbayev mengatakan bahwa penandatanganan konvensi dan sejumlah dokumen bilateral menjadi tanda persahabatan di antara negara-negara pesisir Kaspia, menunjukkan keinginan bersama untuk bekerja sama, dan menunjukkan rasa hormat terhadap Laut Kaspia.
"Saya yakin bahwa hasil dari Konferensi Aktau akan memberi kontribusi besar bagi perkembangan kerja sama kami yang beraneka ragam di Laut Kaspia," kata Nazarbayev lewat sebuah pernyataan.
Putin menyebut pertemuan itu "luar biasa", dan menekankan bahwa kelima negara telah berjuang selama bertahun-tahun untuk menyempurnakan dan menyetujui kesepakatan yang "strategis dan mendasar".
"Penting untuk dicatat bahwa Konvensi ini memberikan hak eksklusif dan berdaulat kepada lima negara untuk menggunakan aset dan sumber daya Laut Kaspia, dan untuk mewujudkan pembangunan yang bertanggung jawab," tambah Putin, dalam pernyataan Kremlin.
Rouhani juga mengatakan bahwa dengan penandatanganan konvensi, langkah baru telah diambil untuk memperbaiki hubungan lima negara pesisir.
"Hari ini, lima negara pesisir Laut Kaspia mengambil langkah yang sangat penting untuk memperkuat keamanan regional dan mempererat hubungan yang lebih baik satu sama lain, serta mengambil lebih banyak keuntungan dari Laut Kaspia," ujar Rouhani dalam pernyataan terpisah.
Sementara itu, Aliyev meyakini bahwa kerja sama bilateral dan multilateral di Laut Kaspia akan berkontribusi pada stabilitas dan keamanan di kawasan itu.
Berdimuhamedov mengatakan konvensi ini akan meningkatkan pemahaman bersama di antara negara-negara pesisir. Dia juga menegaskan bahwa Laut Kaspia akan menjadi zona damai permanen.
* Diyar Guldogan turut melaporkan dari Ankara