GIRESUN, Turki
Ancaman kelompok teroris Daesh di Suriah hampir dipadamkan, kata Menteri Pertahanan Nasional Turki pada Sabtu.
"Sejak Daesh hampir dieleminasi, Prancis tidak perlu lagi dilibatkan," ungkap Nurettin Canikli kepada media setelah pertemuan trilateral dengan Azerbaijan dan Georgia, merujuk kepada laporan terbaru yang menyebutkan bahwa pasukan Prancis mungkin akan memasuki Suriah untuk melawan Daesh.
"Memasuki area yang telah terbebas dari ancaman dan pendudukan kelompok teroris," dia mewanti-wanti.
Canikli juga menekankan bahwa seharusnya tidak ada dukungan, langsung atau tidak langsung, untuk teroris yang bertujuan untuk menumpas Daesh, seperti PYD/YPG/PKK dan SDF/PKK, kelompok teroris yang sudah menerima bantuan dari negara-negara Barat.
"Ini pendekatan yang salah," kata Canikli.
Terkait peran Turki dalam menumpas Daesh, Canikli mengatakan: "Negara-negara lain telah melibatkan perwakilan dan pasukan dukungan lainnya, sementara militer Turki telah melibatkan pasukannya sendiri."
Keterlibatan Turki dalam menyingkirkan teroris merupakan hak sah negara untuk menjaga perdamaian dan stabilitas wilayah, imbuh Canikli.
Canikli mengungkapkan bahwa Operasi Ranting Zaitun yang sekarang berlangsung adalah upaya Turki untuk membasmi PYD/YPG/PKK dan Daesh.
Menteri Pertahanan Azerbaijan Zakit Hasanov yang turut hadir dalam pertemuan mengatakan bahwa militer Turki merupakan "salah satu pasukan terkuat di NATO," menekankan bahwa pasukan Azerbaijan akan berdiri bersama Turki memerangi terorisme.
Menekankan hubungannya dengan Azerbaijan, Hasanov mengatakan bahwa Turki "adalah negara yang memiliki bahasa, agama, dan budaya yang sama."
Hasanov mengaku senang melihat Azerbaijan bekerja sama dengan Turki dan Georgia di bidang pertahanan.
Menteri Pertahanan Georgia Levan Izoria mengatakan bahwa Baku berterima kasih atas dukungan Turki dan Azerbaijan dalam menjaga integritas teritorial Georgia.
Terkait masuknya Rusia ke Georgia, dia berkata bahwa pertemuan pada Sabtu akan membahas mengenai integrasi NATO.
Dia mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 tentara militer Georgia telah mendapatkan pelatihan militer dari Turki untuk memfasilitasi integrasi tersebut.
Sepanjang pertemuan, ketiga menteri pertahanan menandatangani nota kesepahaman di bidang pertahanan.