01 April 2018•Update: 02 April 2018
Hussein Mahmoud Ragab Elkabany dan Gulsen Topcu
ISTANBUL
Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS) pada Sabtu menggelar aksi protes di berbagai negara guna mendukung hak warga Palestina untuk kembali ke negaranya.
"Pengungsi Palestina menuntut agar mereka bisa kembali ke tempat asalnya di mana mereka dulu dideportasi pada 1948 dan tuntutan itu merupakan tuntutan dasar dan tidak melanggar hukum serta tidak bisa dihapus seiring berjalannya waktu," tulis pernyataan IUMS.
Kelompok ini mengutuk kejahatan Israel di Palestina dan mengatakan bahwa pilihan "submisi" merupakan persiapan untuk "Kesepakatan Abad Ini" -- rencana terselubung AS yang diduga untuk menyelesaikan perselisihan abadi Palestina-Israel.
Kelompok itu juga mengatakan normalisasi dengan Israel tidak bisa menyingkirkan hak pengungsi Palestina untuk kembali ke negaranya ketika pemukiman dan kepungan Israel semakin berkembang.
IUMS mendesak masyarakat sedunia untuk menjalankan aksi protes di alun-alun, kedutaan serta konsulat sebagai bentuk dukungan untuk Palestina.