Hayati Nupus
20 Juni 2019•Update: 21 Juni 2019
Hayati Nupus
JAKARTA
Kementerian Kehakiman dan Keamanan Belanda mengatakan pengadilan akan memulai sidang penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 pada Maret 2020, lansir Bernama.
“Telah diputuskan bahwa pengadilan Distrik Den Haag akan mengadili kasus ini, dan persidangan akan dilakukan di Justice Complex Schiphol,” ujar kementerian, dalam pernyataannya.
Tim investigasi yang dipimpin Belanda menyebutkan empat nama tersangka, tiga di antaranya adalah orang Rusia.
Mereka adalah Igor Girkin, mantan kolonel di FSB, pengganti badan KGB; juga Sergey Dubinsky dan Oleg Pulatov yang bekerja untuk badan intelijen militer Rusia GRU.
Jaksa juga mendakwa Leonid Kharchenko, warga negara Ukraina yang memimpin kelompok separatis yang didukung Rusia di bawah komando Dubinsky.
Seluruh tersangka akan mengadapi dakwaan pembunuhan terkait kematian 298 orang itu.
Maskapai MH17 terbang dari Bandara Schiphol, Amsterdam, menuju Kuala Lumpur, saat ditembak dan kemudian jatuh di dekat Torez di Donetsk Oblast, Ukraina, sekitar 40 km dari perbatasan Rusia pada 17 Juli 2014.
Peristiwa yang terjadi lima tahun lalu itu menewaskan 298 orang, termasuk 15 awak pesawat.
Tim investigasi gabungan yakin bahwa pelaku menggunakan rudal BUK TELAR untuk menembak MH17.