Maria Elisa Hospita
21 Mei 2018•Update: 22 Mei 2018
Mohammed Amin
KHARTOUM, Sudan
Pertikaian diplomatik antara Sudan dan Mesir meletus akibat serial televisi Mesir.
Kementerian Luar Negeri Sudan pada Minggu malam mengecam serial tersebut, dan menyebutnya sebuah konspirasi yang bertujuan menciptakan citra buruk Sudan dengan menghubungkannya dengan terorisme.
"Ini adalah upaya absurd yang dilakukan oleh beberapa kalangan untuk menyabotase kepercayaan dan hubungan bersejarah antara kedua negara," kata kementerian dalam sebuah pernyataan.
Dalam pernyataan itu, pihak berwenang Mesir diminta untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga hubungan baik kedua negara. Sudan juga telah secara resmi mengajukan keluhan mengenai "agresi" ini.
Selain itu, kementerian juga memanggil duta besar Mesir untuk Khartoum.
"Kami meminta otoritas Mesir untuk menghentikan upaya-upaya sabotase terhadap hubungan antara kedua negara," tegas kementerian.
Alur drama televisi Mesir berjudul "Abu Omer Al-Masri" mengisahkan kelompok teroris Daesh, yang mengisyaratkan bahwa Sudan memiliki keterlibatan dalam melindungi sekaligus memberikan dukungan ke kelompok itu.
Hingga saat ini, Kairo belum menanggapi keluhan Sudan, namun ON TV yang menyiarkan serial tersebut, telah membantah klaim sabotase citra Sudan ataupun menghubungkannya dengan terorisme.