Rıskı Ramadhan
08 Januari 2018•Update: 09 Januari 2018
Burak Karacaoglu dan Esref Musa
IDLIB
Sejumlah 24 warga sipil tewas dalam serangan udara yang menargetkan zona de-eskalasi Idlib, pada Minggu petang.
Menurut sumber Pertahanan Sipil (White Helmets), Desa Falul, Kafr Nabl, Abu Adh Dhuhu, Sheikh Ahmad, al-Gadfa, dan Kansafra yang berada di bawah kendali oposisi militer dan kelompok penentang rezim di Idlib menjadi target serangkaian serangan udara.
Serangan-serangan udara tersebut menewaskan dua belas warga sipil di desa Falul, tiga di Kafr Nabl, dua di kota Abu Adh Dhuhu, tiga di desa Sheikh Ahmad, dan empat warga sipil di desa al-Gadfa dan Kansafra.
Tim dari Pertahanan Sipil dilaporkan telah menyelesaikan upaya penyelamatan.
Sementara itu, korban luka-luka telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Idlib.
Serangan udara yang meningkat dalam tiga pekan terakhir di zona de-eskalasi idlib telah menewaskan lebih dari 90 warga sipil dan mengakibatkan 200 lainnya luka-luka.
Provinsi Idlib yang terletak di bagian utara Suriah dan perbatasan Turki ini ditetapkan sebagai zona de-eskalasi dalam pertemuan Astana pada 4-5 Mei lalu.
Namun, pelanggaran oleh pasukan rezim dan terkadang Rusia masih terus berlanjut di sana.