Muhammad Abdullah Azzam
01 Maret 2019•Update: 04 Maret 2019
Ali Mukarrem Garip
MOSUL
Satu orang tewas dan 14 lainnya menderita luka-luka akibat ledakan bom mobil yang diparkir di jalan utama kota Mosul, Irak.
Kementerian Pertahanan Irak melaporkan melalui sebuah pernyataan tertulis bahwa satu warga sipil tewas dan 14 lainnya luka-luka akibat ledakan sebuah bom mobil pada Kamis malam di ruas jalan utama di sebelah timur kota Mosul.
Pernyataan itu mengungkapkan diperkirakan serangan itu dilakukan oleh organisasi teroris Daesh.
Segera setelah serangan itu pihak berwenang memulai penyelidikan skala besar di wilayah tersebut.
Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "Pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."
Pada saat yang sama, pemerintah di Baghdad menyatakan Daesh di Irak telah berhasil ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.
Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.