Dunia

Sekjen PBB 'sangat khawatir' dengan korban jiwa di Gaza

Guterres juga mengutuk serangan Israel terhadap konvoi medis dan darurat pada tanggal 23 Maret, yang menewaskan 15 personel medis dan pekerja kemanusiaan.

Merve Aydogan  | 03.04.2025 - Update : 04.04.2025
Sekjen PBB 'sangat khawatir' dengan korban jiwa di Gaza Sekjen PBB Antonio Guterres.

HAMILTON, Canada

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan kekhawatirannya yang mendalam pada hari Rabu terkait jumlah korban jiwa akibat serangan Israel yang semakin intensif di Jalur Gaza.

"Antonio Guterres sangat khawatir dengan korban jiwa akibat permusuhan yang semakin intensif di Gaza. Ia mengutuk laporan pembunuhan lebih dari seribu orang, termasuk wanita dan anak-anak, sejak runtuhnya gencatan senjata," menurut pernyataan dari kantor juru bicaranya.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa "pengeboman besar-besaran Israel dan operasi darat telah mengakibatkan kerusakan yang meluas," pernyataan tersebut melaporkan bahwa hal itu juga menyebabkan "lebih dari 100.000 warga Palestina mengungsi dari Rafah hanya dalam dua hari terakhir."

Guterres juga mengutuk serangan Israel terhadap konvoi medis dan darurat pada tanggal 23 Maret, yang menewaskan 15 personel medis dan pekerja kemanusiaan.

"Personel medis dan pekerja kemanusiaan dan darurat harus dilindungi oleh semua pihak yang berkonflik setiap saat, sebagaimana diharuskan oleh hukum humaniter internasional," pernyataan tersebut menekankan.

Laporan yang tercatat bahwa sedikitnya 408 pekerja bantuan, termasuk 280 staf PBB, telah tewas di Gaza sejak Oktober 2023, kepala PBB menuntut "investigasi penuh, menyeluruh, dan independen" atas serangan yang menargetkan personel kemanusiaan.

"Tidak ada yang dapat membenarkan serangan teror 7 Oktober," katanya, seraya menambahkan bahwa "tidak ada yang dapat membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina."

Ia kembali menyerukan "pemulihan segera gencatan senjata, pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera, dan akses kemanusiaan tanpa hambatan di seluruh Gaza."

Mengenai seruan yang dilaporkan agar Israel merebut lebih banyak tanah di Gaza, pernyataan tersebut memperingatkan bahwa Resolusi Dewan Keamanan PBB 2735 "menolak segala upaya perubahan demografi atau teritorial di Jalur Gaza."

Guterres menyuarakan keprihatinan tentang "retorika yang menghasut" yang menyerukan pasukan Israel untuk "merebut wilayah yang luas."

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.