Muhammad Abdullah Azzam
07 Agustus 2018•Update: 07 Agustus 2018
Emre Gürkan Abay
MOSKOW
Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev mengungkapkan bahwa keanggotaan Georgia di NATO dapat menyebabkan konflik yang menakutkan dan hal tersebut akan mengakibatkan kehancuran.
Dalam sebuah pernyataan di sebuah program radio, Medvedev mengatakan bahwa perang yang terjadi di Ossetia pada 2008 sebenarnya dapat dicegah sebelumnya.
Medvedev menuturkan, walau perang tersebut sempat terjadi namun tak berakhir dengan “keterpaksaan”.
"Masuknya Georgia ke keanggotaan NATO dapat menyebabkan konflik yang menakutkan dan bisa mengakibatkan petaka. Kami tidak mengerti mengapa hal ini diperlukan (masuknya Georgia ke NATO)," ujar dia.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, baru-baru ini mengumumkan bahwa semua anggota NATO terus bekerja untuk mempersiapkan keanggotaan Georgia.
Di sisi lain, menteri luar negeri Latvia, Lithuania dan Polandia yang merupakan anggota NATO akan melakukan kunjungan ke ibu kota Georgia, Tbilisi.
Dalam sebuah pernyataannya, Presiden Rusia, Vladimir Putin menilai "sangat negatif" perluasan NATO yang akan mencakupi Georgia dan Ukraina.