Rusia Klaim Kediaman Presiden Diserang Drone, Putin Hubungi Trump
ISTANBUL
Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa serangan drone Ukraina terhadap kediaman presiden Rusia di wilayah Novgorod barat laut “tidak akan dibiarkan tanpa balasan.”
Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam percakapan telepon dengan Trump, kata ajudan presiden Rusia, Yuri Ushakov, kepada wartawan pada Senin. Dalam percakapan itu, Trump menyampaikan hasil pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Florida sehari sebelumnya.
Ushakov mengatakan Putin menyoroti klaim Moskow terkait serangan drone Ukraina yang menargetkan kediaman presiden Rusia di wilayah Novgorod. Rusia, kata dia, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Meski demikian, Ushakov menyebut Rusia tetap berniat melanjutkan kerja sama dengan Amerika Serikat untuk mencari jalan keluar konflik di Ukraina. Namun, ia menegaskan posisi Moskow akan berubah.
“Secara alami, posisi Rusia akan direvisi terhadap sejumlah kesepakatan yang telah dicapai pada tahap sebelumnya dan terhadap solusi yang sedang dibahas. Hal ini disampaikan dengan sangat jelas,” kata Ushakov.
Ia juga mengklaim serangan drone itu terjadi “hampir segera” setelah pertemuan Trump dan Zelenskyy di Amerika Serikat. Menurut Ushakov, Trump terkejut dan sangat marah mendengar laporan tersebut.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Ukraina melancarkan serangan drone ke kediaman Putin dengan menggunakan 91 drone jarak jauh. Lavrov menyatakan Moskow akan meninjau kembali posisi negosiasinya terkait Ukraina, meski menegaskan Rusia tidak akan menarik diri dari proses perundingan dengan Amerika Serikat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membantah keras tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya di media sosial, Zelenskyy menilai klaim Rusia itu bertujuan merusak capaian diplomasi yang telah dibangun bersama tim Presiden Trump.
Zelenskyy juga menuduh Moskow menggunakan isu tersebut sebagai alasan untuk membenarkan serangan lanjutan terhadap Ukraina, termasuk Kyiv, serta untuk menghindari langkah-langkah yang diperlukan guna mengakhiri perang.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
