Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Oktober 2018•Update: 16 Oktober 2018
Wasim Saif al-Din
BEIRUT
Sekelompok pengungsi Suriah kembali ke rumah mereka dari Lebanon pada Senin sebagai bagian dari inisiatif repatriasi berkelanjutan yang diawasi bersama oleh PBB, pemerintah Lebanon dan rezim Suriah.
Menurut lembaga pers negara Lebanon, ratusan pengungsi kembali dari Lebanon ke rumah mereka di Suriah pada Senin melalui Al-Masnaa, Al-Aboudiya dan lintasan perbatasan Al-Zimrani.
Operasi repatriasi ini juga dikoordinasikan oleh Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).
Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada Anadolu Agency, dengan syarat anonimitas, bahwa sedikitnya 700 pengungsi telah berangkat ke Suriah pada Senin dari berbagai wilayah di Lebanon.
Mustafa Mansour, kepala Serikat Buruh Suriah di Lebanon, mengatakan bahwa serikatnya, berkoordinasi dengan aparat keamanan Lebanon dan kedutaan Suriah, sedang berupaya untuk memastikan repatriasi ratusan pengungsi Suriah berjalan aman dan sukarela.
Menurut laporan Lebanon, sekitar 1,5 juta pengungsi Suriah masih berada di wilayah Lebanon. Namun, PBB mengatakan jumlahnya kurang dari satu juta.
Beirut telah berulang kali memperingatkan bahwa populasi pengungsinya yang besar -- yang telah menerima sedikit bantuan internasional -- menempatkan tekanan tidak berkelanjutan pada sumber daya yang semakin terbatas.