Maria Elisa Hospita
28 September 2018•Update: 29 September 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menemui Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Jumat untuk membahas langkah-langkah untuk meningkatkan hubungan politik dan ekonomi antara kedua negara.
Kunjungan Erdogan disambut oleh Steinmeier dengan upacara militer di Istana Kepresidenan Schloss Bellevue.
Presiden Turki beserta Ibu Negara Emine Erdogan tiba di Berlin pada Kamis untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari.
Erdogan juga dijadwalkan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel pada Jumat.
Menurut surat kabar Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung, jelang kunjungannya, Erdogan menyampaikan tekadnya untuk membuka halaman baru dalam hubungan Turki-Jerman.
"Hubungan baik Jerman-Turki diperlukan dalam menghadapi perkembangan dramatis dunia. Turki dan Jerman harus mengesampingkan perbedaan pandangan mereka dan fokus pada kepentingan bersama," tegas dia.
Hubungan Ankara dan Berlin mengalami beberapa kemunduran dalam beberapa tahun terakhir, tetapi kedua pihak telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan hubungan.
Berlin perketat keamanan
Menjelang kunjungan Erdogan, otoritas Jerman telah meningkatkan keamanan ke tingkat tertinggi, 1+, di pusat kota Berlin.
Polisi Berlin mengumumkan bahwa sekitar 4.200 petugas polisi akan dikerahkan di Berlin dan jalan-jalan utama di distrik pemerintahan akan ditutup untuk memastikan keamanan selama kunjungan tersebut.
Setelah pertemuan resmi di Berlin, Erdogan akan melakukan perjalanan ke negara bagian federal North Rhine-Westphalia, yang memiliki populasi besar imigran Turki, pada Sabtu.
Di Cologne, Erdogan akan menghadiri upacara peresmian Masjid Pusat Köln, yang dikelola oleh Serikat Islam Turki untuk Urusan Agama.