Dunia

Presiden Tunisia lantik kabinet yang baru

Najla Bouden ditunjuk sebagai perdana menteri wanita pertama di negara itu pada akhir September kemarin

Ekip  | 12.10.2021 - Update : 13.10.2021
Presiden Tunisia lantik kabinet yang baru Presiden Tunisia Kais Saied (Foto file - Anadolu Agency)

TUNIS, Tunisia

 Kabinet baru Tunisia dilantik pada Senin, dua minggu setelah Najla Bouden diangkat sebagai perdana menteri wanita pertama di negara itu.

Upacara pengambilan sumpah pemerintah baru berlangsung di Istana Kepresidenan Kartago.

Pada 29 September, Presiden Kais Saied menunjuk Bouden sebagai perdana menteri baru negara itu, dua bulan setelah mengambil alih badan eksekutif.

Dalam posting-an di Facebook sebelumnya, kepresidenan mengatakan bahwa Saied telah menyetujui pemerintahan baru yang dipilih oleh Bouden.

Delapan dari 23 portofolio menteri pemerintah baru diberikan kepada perempuan, menurut sumber yang sama.

Pemerintah baru menunjuk Tawfiq Sharafeddine, mantan koordinator kampanye pemilihan presiden Saied di Sousse, kembali ke jabatannya sebagai menteri dalam negeri setelah dia diberhentikan oleh mantan Perdana Menteri Hichem Mechichi pada 5 Januari.

Mechichi tidak mengungkapkan alasan pemecatan Sharafeddine pada saat itu, tetapi laporan media menyatakan bahwa dia dipecat karena memecat sejumlah pejabat kementerian tersebut tanpa berkonsultasi dengan perdana menteri.

Kabinet baru juga membentuk portofolio menteri pekerjaan dan pelatihan kejuruan.

Dalam pidato yang disiarkan televisi setelah pembentukan pemerintah, Bouden mengatakan pemerintahnya berkomitmen untuk "meningkatkan layanan dan kondisi kehidupan warga" dan memulihkan kepercayaan masyarakat internasional di negara Afrika Utara itu.

Pada 25 Juli, Saied menggulingkan pemerintah sebelumnya, membekukan parlemen, dan mengambil alih badan eksekutif.

Tunisia dipandang sebagai satu-satunya negara yang berhasil melakukan transisi demokrasi di antara negara-negara Arab yang menyaksikan revolusi rakyat menggulingkan rezim penguasa, termasuk Mesir, Libya, dan Yaman.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın