Chandni
01 Januari 2018•Update: 02 Januari 2018
Narges Rezai dan Mustafa Melih Ahishali
ISTANBUL
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Minggu memperingatkan warga Iran mengenai protes anti-pemerintah yang terjadi di negara itu.
"Kita sebaiknya tidak meletakkan negara ini di sebuah situasi yang bisa disalahgunakkan oleh musuh," kata Rouhani selepas rapat kabinet.
"Saya ingin pemuda-pemudi negara ini waspada. Saat ini, kawasan dan negara ini sedang melalui masa yang sensitif," tambahnya.
Kamis lalu, ribuan warga Iran turun ke jalanan di kota Mashhad dan Kashmar dalam aksi protes terhadap harga barang yang terus naik dan ketidakmampuan pemerintah, menurut laporan media setempat.
Dua orang tewas dalam unjuk rasa itu dan puluhan lainnya terluka. Lebih dari 300 orang ditahan terkait aksi demonstrasi.
Dalam pernyataan pertamanya sejak Kamis, Rouhani mengatakan hukum konstitusi membolehkan perbedaan pendapat.
"Kritik dan tentangan harus disampaikan dengan cara yang konstruktif bagi negara dan situasi masyarakat," ujar Rouhani.
Menanggapi masalah ekonomi, dia mengatakan beberapa di antaranya adalah masalah peninggalan pemerintahan yang lalu dan sejumlah lainnya adalah masalah baru.
"Pemerintah dan warga harus saling membantu. Penduduk bukan hanya mengkritik ekonomi. Mereka juga ingin mengatasi masalah korupsi dan transparansi," jelas Rouhani.
Dia juga mengatakan pemerintah bekerja keras mengurangi jumlah pengangguran. Daya beli masyarakat, menurutnya, belum membaik sejak empat atau lima tahun terakhir.