Nani Afrida
25 Februari 2019•Update: 26 Februari 2019
Alaattin Dogru
DAKAR, Senegal
Presiden Gabon Ali Bongo kembali ke negaranya Minggu malam di mana ia diharapkan akan memimpin rapat kabinet, lapor media lokal Senin.
Bongo diperkirakan akan kembali ke Maroko dan segera melanjutkan perawatan medisnya, menurut media setempat.
November lalu, pemerintah mengumumkan bahwa pemimpin Afrika Tengah ini sedang menderita "kelelahan" dan "vertigo persisten" sejak sebulan sebelumnya tiba di Arab Saudi, saat dia menghadiri acara investasi.
Bongo meninggalkan Arab Saudi, tempat dia tinggal selama sebulan dan mendapatkan perawatan medis, kata Saudi Press Agency pada 29 November tahun lalu.
Bongo pergi ke Maroko atas undangan Raja Mohammed VI untuk perawatan medis lebih lanjut.
Dia akhirnya diizinkan pulang dari rumah sakit di sana pada 6 Desember.
Bongo kembali ke Gabon bulan lalu untuk menghadiri upacara pengambilan sumpah dari pemerintah baru yang ditunjuknya.
Seminggu sebelumnya, pemerintah Gabon mengatakan telah menggagalkan upaya kudeta di negara itu.
Bongo, 59, berkuasa di Gabon dalam pemilu setelah kematian ayahnya, Omar Bongo, pada 2009, yang telah memerintah negara itu selama 41 tahun.
Selama 50 tahun terakhir, keluarga Bongo telah mendominasi Gabon, di mana sepertiga penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan meskipun kekayaan mineral negara itu sangat besar.