Chandni
23 Januari 2018•Update: 24 Januari 2018
Ekip
NEW DELHI, India
Polisi di Delhi pada Senin menangkap pemimpin organisasi teroris Mujahidin India dan tersangka dalang di balik pengeboman di Gujarat pada 2008 silam.
Wakil Komisioner PS Kushwaha mengatakan kepada kantor berita ANI bahwa buron Abdul Subhan Qureshi ditahan setelah baku tembak singkat di New Delhi.
Qureshi merupakan salah satu teroris yang paling diburu dan sempat dijuluki "Bin Laden dari India". Dia dikabarkan berada di ibu kota India itu untuk melangsungkan serangan sebelum Hari Republik tanggal 26 Januari, jelas Kushwaha.
"Dia datang untuk bertemu rekannya di Gazipur di Delhi dan kami menerima informasi itu. Sebelum ditangkap, terjadi baku tembak singkat. Kami menyita pistol dan peluru darinya," terang Kushwaha.
Dia menambahkan Qureshi berupaya membangkitkan lagi jaringan Mujahidin India dan Gerakan Mahasiswa Islam India (SIMI), kelompok militan yang sudah dilarang.
Setelah ledakan di Gujarat yang menewaskan 56 orang, Qureshi melarikan diri ke Nepal menggunakan dokumen-dokumen palsu dan tinggal di sana selama bertahun-tahun, menurut stasiun televisi NDTV. Dia dikabarkan ke Arab Saudi antara tahun 2013 dan 2015 lalu kembali ke India untuk menghidupkan kembali kelompok terornya.
Qureshi dituduh meninggalkan bom di sejumlah lokasi Ahmedabad dan Surat pada 26 Juli 2008. Dia juga merupakan tersangka untuk insiden ledakan Bangalore pada 2014, ledakan beruntun di Delhi pada 2010 dan ledakan kereta di Mumbai pada 2006.