17 Juli 2017•Update: 18 Juli 2017
Cankut Tasdan
ANKARA
Tentara keamanan menetralisir 50 teroris dalam operasi kontra-terorisme pekan ini di seluruh bagian negara Turki, kata Kementerian Dalam Negeri, Senin.
Dalam pernyataan tertulis disebutkan 30 teroris tewas terbunuh, 14 menyerah, dan enam lainnya ditangkap. Lebih dari 4.000 penangkapan dilakukan dalam 1.128 operasi selama 10-17 Juli.
Penangkapan tersebut termasuk 168 terduga pembantu PKK, 298 terduga terkait Daesh, 895 terduga terkait Organisasi Teroris Fetullah (FETO), dan lima orang lainnya yang tergabung dalam organisasi teroris sayap kiri.
FETO dan pimpinannya Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta 15 Juli 2016, menewaskan 250 orang dan mengakibatkan 2.200 orang luka-luka.
PKK – organisasi yang diyakini sebagai teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, melanjutkan kampanye bersenjata terhadap Turki pada Juli 2015. Sejak itu, PKK bertanggung jawab atas tewasnya 1.200 anggota pasukan keamanan dan rakyat sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
Di tenggara Turki provinsi Diyarbakir, tentara menghancurkan 12 kubu pertahanan teroris, dan 27 ranjau dan bahan peledak. Mereka juga mengamankan 1,5 ton bahan peledak dan amunisi.
Dalam 608 operasi di 74 provinsi, tentara berhasil mengamankan narkotika, tembakau selundupan dan bahan bakar. Sedikitnya, 2.601 terduga ditahan. Sedangkan dalam razia migrasi illegal, setidaknya 3.352 terduga ditangkap, termasuk 54 yang diduga membantu proses tersebut. Kemudian dalam operasi keamanan cyber, 49 terduga ditangkap.