18 Agustus 2017•Update: 21 Agustus 2017
Senhan Bolelli
MADRID
Seorang warga Turki mengalami luka parah akibat serangan teroris di pusat Barcelona, kata kedutaan besar Turki di Madrid. Nama korban tidak akan dirilis sebelum pihak keluarganya diinformasikan.
Sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka akibat dihantam sebuah van putih, Kamis. Hingga saat ini, pengemudi van tersebut belum ditemukan.
Dalam operasi terpisah, kepolisian Spanyol juga menembak 5 terduga teroris di kota Cambrils, dekat Barcelona.
7 Orang, termasuk polisi, juga menjadi korban luka ketika sebuah mobil menabrak mereka pada Jumat pagi, setelah serangan Barcelona.
Presiden wilayah Catalunya Charles Puigdemont mengatakan kepada media lokal bahwa sabuk peledak yang dipakai oleh para teroris yang tewas ternyata palsu.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan bela sungkawa kepada Raja Felipe, Kamis, dan mengutuk insiden tersebut “wajah brutal terorisme”.
Upacara penghormatan akan digelar di Placa de Catalunya, di mana serangan teror terjadi, siang hari pada waktu setempat (GMT1100), Jum'at.