18 Agustus 2017•Update: 18 Agustus 2017
Hajer M’tiri
PARIS
Polisi Prancis menggusur sekitar 1.000 imigran dan pengungsi di sebuah kamp darurat di daerah Porte de la Chapelle, Paris, Jumat.
Wilayah tersebut merupakan salah satu tujuan utama imigran dan pengungsi begitu mereka tiba di Paris.
Kepolisian Prefektur Paris mengatakan bahwa para imigran – kebanyakan berasal dari Sudan, Eritrea, Afganistan, dan negara-negara yang dilanda perang lainnya – akan dipindahkan ke 18 lokasi di sekitar wilayah Ile-de-France.
Ratusan polisi dan pihak berwajib lainnya dikerahkan dalam operasi tersebut.
Sejak penggusuran kamp Calais “Jungle” pada Oktober, Paris telah menjadi daerah transit baru bagi sejumlah besar imigran dan pengungsi yang mencari suaka.