Hajer M'tiri
21 November 2017•Update: 21 November 2017
Hajer M'tiri
PARIS
Selagi Kanselir Jerman Angela Merkel berjuang membentuk pemerintah koalisi, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Prancis tidak tertarik ikut campur dalam masalah Jerman tersebut.
"Itu bukan urusan kami jika mereka menemui titik buntu," ujar Macron kepada wartawan usai berbicara dengan Merkel lewat sambungan telepon, Minggu.
Macron, yang merupakan sahabat dekat Merkel, membutuhkan dukungan dari pemimpin Jerman dalam rencana reformasi Uni Eropa.
Jerman menemui kebuntuan politik setelah perundingan koalisinya dengan Partai Hijau dan Partai Liberal Demokrat (FDP) untuk membentuk pemerintah baru gagal.
Artinya, kekuatan ekonomi terbesar Eropa kemungkinan besar akan menggelar pemilihan umum darurat.
Ketua Partai FDP Christian Lindner memutuskan untuk menghentikan perundingan dengan mengatakan: "Lebih baik tidak memerintah daripada salah memerintah".
Macron menyebut pernyataan Lindner sudah cukup jelas mengisyaratkan bahwa koalisi berisiko gagal.