Maria Elisa Hospita
21 September 2018•Update: 22 September 2018
Hajer M'tiri
PARIS
Kepolisian Prancis ratusan migran dan pengungsi dari sebuah kamp sementara di lapangan Daviais, di Nantes, barat Prancis.
Langkah itu dilakukan setelah pengadilan administratif Nantes memutuskan untuk menggusur hampir 600 migran dan pengungsi yang bermukim di pusat Nantes selama berbulan-bulan.
Menurut pemerintah setempat, penduduk kamp dikirim ke akomodasi sementara di kota.
Operasi serupa dilakukan pada Juli hingga menyebabkan 450 orang telantar di jalan-jalan kota.
Sejak 2015, Kementerian Dalam Negeri Prancis telah melancarkan sekitar 40 operasi evakuasi, menggusur lebih dari 33.000 migran.
Banyak migran meminta suaka di negara-negara Uni Eropa di mana mereka pertama kali terdaftar di bawah konvensi Dublin.
Tahun lalu saja, Prancis menerima 100.000 permohonan suaka, namun memberikan status pengungsi ke 30.000 orang saja.
Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh LSM Perancis Cimade pada Juni, Prancis terus-menerus mengusir kelompok migran. Hampir 14.900 migran telah diusir secara paksa.