Rıskı Ramadhan
13 Februari 2018•Update: 13 Februari 2018
Alaa Mohamed Aboueleinin Aly dan Ayşe Sümeyra Aydoğdu
KUWAIT
Pertemuan tingkat menteri luar negeri koalisi pimpinan Amerika Serikat melawan kelompok teroris Daesh dimulai di Kuwait pada Selasa.
Dalam sesi pembukaan pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Kuwait Sabah al-Khalid al-Hamad al-Sabah mengatakan bahwa jatuhnya Daesh menunjukkan komitmen negara-negara anggota koalisi untuk memerangi terorisme.
"Masyarakat internasional masih menghadapi ancaman langsung oleh kelompok bersenjata, karena itu perlu diciptakan prospek-prospek baru dalam koalisi internasional," kata dia kepada peserta pertemuan tersebut.
Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyebutkan bahwa koalisi internasional telah mengusir Daesh dari hampir 98 persen wilayah yang mereka rebut di Suriah dan Irak.
Namun, kata Tillerson, Daesh masih menjadi ancaman bagi wilayah tersebut.
Tillerson juga menyerukan koalisi untuk melanjutkan upaya mencegah kembalinya kelompok teroris tersebut ke Irak dan Suriah.
Dia juga menyatakan bahwa AS akan memberikan USD200 juta kepada koalisi untuk mendukung upaya melawan Daesh di Suriah.
"Pertemuan Menteri Pertahanan Koalisi Internasional Melawan Daesh" juga berlangsung di Italia serentak dengan pertemuan di Kuwait.
Koalisi melawan Daesh dibentuk oleh 74 negara pada 11 September 2014 dengan tujuan memerangi organisasi teroris tersebut.