Astudestra Ajengrastrı
09 Maret 2018•Update: 10 Maret 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Pentagon pada hari Kamis membantah tuduhan bahwa angkatan laut AS dikirim ke Mediterania timur untuk memberikan perlindungan bagi salah satu perusahaan pengeboran minyak terbesar di Amerika.
"Tidak ada kebenaran atas dugaan bahwa Armada ke-6 AS berada di Mediterania Timur untuk melindungi ExxonMobil," Johnny Michael, Juru Bicara Komando Eropa Amerika Serikat (EUCOM) menyatakan dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikirim ke Anadolu Agency.
"Iwo Jima Amfibi Ready Group (ARG) dan Unit Ekspedisi Laut 26 saat ini sedang melakukan penyebaran secara rutin ke wilayah operasi Angkatan Laut AS ke-6."
Tuduhan tersebut muncul setelah portal berita Rusia, Sputnik, melaporkan bahwa kapal-kapal surveyor milik ExxonMobile, datang bersamaan dengan pasukan Iwo Jima ARG yang memasuki wilayah operasi Angkatan Laut ke-6 pada 21 Februari.
Michael mengatakan USS Iwo Jima dan unit dari MEU ke-26 tiba di Israel pada 6 Maret untuk berpartisipasi dalam latihan Juniper Cobra, yang merupakan bagian dari kesepakatan lama antara EUCOM dan Angkatan Bersenjata Israel.
Kesepakatan tersebut adalah untuk mengadakan latihan-latihan bilateral secara teratur untuk mempromosikan dan mempertahankan stabilitas regional serta untuk melatih keahlian militer Israel.
Juga disebutkan bahwa kapal lain, yakni kapal induk kelas Harpers Ferry USS Oak Hill bersama dengan marinir yang diangkutnya, dalam misi Unit Ekspedisi Laut 26 (MEU) dan memasuki Laut Hitam pada 7 Maret 2018 untuk berpartisipasi dalam latihan amfibi bersama Rumania untuk memperkuat kemampuan angkatan laut gabungan di antara sekutu dan mitra AS di wilayah ini.
Berbicara secara anonim karena pembatasan berbicara dengan media, pejabat lain dari Pentagon juga membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pemberangkatan kapal tersebut merupakan bagian dari penempatan reguler yang dijadwalkan.
Ketika ditanya tentang tugas jangka panjang Iwo Jima ARG di wilayah tersebut, pejabat tersebut mengatakan bahwa masa tugasnya sekitar tujuh bulan. Kehadiran dan tugas armada, setelah latihan dengan Israel berakhir, tergantung pada komandan daerah.