Rhany Chairunissa Rufinaldo
20 September 2018•Update: 21 September 2018
Amir al-Saadi
BAGHDAD
Pengadilan Irak pada Rabu menghukum mati seorang anggota senior kelompok teroris Daesh, menurut sumber pengadilan.
"Pengadilan pidana di Karkh, sebuah distrik di Baghdad, telah selesai menyelidiki kasus terpidana teroris Ismail al-Ithawi," kata Abdulsattar Bayrkdar, juru bicara Dewan Yudisial Irak, dalam sebuah pernyataan.
Menurut Bayrkdar, al-Ithawi telah menduduki beberapa pos penting dalam kelompok teroris, termasuk asisten pemimpin Daesh Abu Bakr al-Baghdadi.
"Pada satu titik, al-Ithawi melakukan perjalanan ke Suriah sebelum melarikan diri ke Turki setelah sebagian besar wilayah Irak dibebaskan dari Daesh," katanya.
"Namun berkat aparat intelijen Irak - dan koordinasi dengan Turki - dia akhirnya ditemukan dan ditangkap," Bayrkdar menambahkan.
Pada Februari, pihak berwenang Turki menangkap al-Ithawi, juga dikenal sebagai Abu Zeid al-Irak, dan menyerahkannya kepada pihak berwenang Irak.
Tahun lalu, para pejabat di Baghdad menyatakan bahwa kehadiran militer Daesh di Irak belum juga hancur setelah konflik tiga tahun dengan tentara.
Kelompok teroris yang terkenal itu, bagaimanapun, masih mempertahankan kehadirannya yang terbatas di beberapa bagian Irak.