Muhammad Abdullah Azzam
03 Juli 2019•Update: 04 Juli 2019
İdris Okuducu
ISTANBUL
Kementerian Perminyakan Irak mengumumkan ekspor minyak negaranya pada bulan Juni mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Menurut pernyataan Kementerian Perminyakan ekspor minyak negara tersebut mengalami penurunuan sebanyak 6 juta barel menjadi 105 juta barel jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Pernyataan tersebut menyebut pemerintah pusat Irak pada Juni kemarin hanya mengantongi total pendapatan USD6,39 miliar dalam ekspor minyak yang mana pada Mei lalu sempat mengantongi sekitar USD7,329 miliar.
Penurunan pendapatan ekspor tersebut cenderung disebabkan oleh penurunan harga minyak ketimbang volume ekspor.
Kementerian Perminyakan mengungkapkan pada bulan Juni pihaknya menjual minyak mentah ke pasar internasional dengan harga rata-rata USD60 per barel. Sedang pada Mei Irak telah menjualnya dengan harga rata-rata USD66 per barel.