Politik, Dunia

Pemerintah Belanda mundur karena skandal tunjangan anak

Koalisi empat partai mengundurkan diri setelah ribuan keluarga dituduh melakukan penipuan tunjangan anak antara 2013 dan 2019

Muhammad Abdullah Azzam   | 16.01.2021
Pemerintah Belanda mundur karena skandal tunjangan anak Ilustrasi: Bendera Belanda. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Rabia İclal Turan

ANKARA

Pemerintah Belanda mengundurkan diri pada Jumat karena diguncang skandal tunjangan pengasuhan anak.

Koalisi empat partai tumbang setelah sebuah laporan mengatakan beberapa pejabat Belanda, termasuk beberapa menteri pemerintah, pegawai negeri, dan bahkan hakim, salah menuduh ribuan keluarga menipu kantor pajak atas tunjangan kesejahteraan antara 2013 dan 2019.

Dengan menggunakan tuduhan atas penipuan palsu itu, pemerintah menuntut pembayaran kembali puluhan ribu euro, mendorong keluarga-keluarga tertuduh itu ke dalam kehancuran finansial.

Perdana Menteri Mark Rutte yang menjabat sejak 2010, menentang pembubaran koalisi, dengan mengatakan negara itu membutuhkan "stabilitas" selama wabah virus korona.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa para menteri akan tetap menjabat sampai pemilihan umum untuk memilih parlemen baru yang akan diadakan pada 17 Maret mendatang.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın