Muhammad Abdullah Azzam
03 Januari 2020•Update: 03 Januari 2020
Sümeyye Özer
TRIPOLI
Pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) di Libya yang diakui oleh PBB dan internasional berhasil menggagalkan serangan pasukan komandan militer Khalifa Haftar ke arah selatan ibu kota Tripoli.
Mustafa al-Majai, juru bicara operasi Burkan Al-Ghadab yang berafiliasi dengan GNA, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan pro-Haftar melancarkan serangan udara dan darat ke arah selatan Tripoli.
Pasukan GNA, kata al-Majai, telah memukul mundur serangan tersebut, pasukan Libya juga mengambil alih secara penuh kamp al-Takbali dan milisi Haftar mengalami kerugian besar.
Pada April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA yang diakui secara internasional, tetapi sejauh ini terus mengalami kegagalan.
Pada 12 Desember, Haftar mengumumkan bahwa dia telah memerintahkan gerilyawan untuk meluncurkan "pertempuran yang menentukan" guna merebut ibu kota.
Menurut data PBB, lebih dari seribu orang terbunuh sejak awal operasi dan lebih dari 5.000 orang terluka.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional.