Maria Elisa Hospita
07 Mei 2019•Update: 07 Mei 2019
Mohammed Amin
KHARTOUM
Pasukan keamanan Sudan pada Senin berupaya membubarkan aksi protes yang sudah berlangsung selama berminggu-minggu di luar markas militer di Khartoum,
Menurut Asosiasi Profesional Sudan (SPA) yang menyelenggarakan aksi itu, pasukan keamanan berusaha merusak barikade, tetapi para pengunjuk rasa menghalanginya.
"Pasukan keamanan berusaha merobohkan barikade di distrik Burri, tetapi para pengunjuk rasa mencegah mereka," kata SPA dalam sebuah pernyataan.
SPA kemudian mendesak massa untuk berkumpul di daerah itu untuk mencegah upaya pasukan keamanan.
Menurut para saksi, jumlah demonstran pada Senin - hari pertama bulan puasa - sedikit lebih banyak dari biasanya.
Pada Sabtu, seorang demonstran tewas di Kota Nyala di barat daya Pakistan, ketika pasukan keamanan membubarkan aksi serupa.
Penyelenggara aksi protes Khartoum, yang dimulai awal bulan lalu, menuntut agar Dewan Transisi Militer (MTC) yang berkuasa di Sudan menyerahkan kekuasaan kepada otoritas sipil.
Pada 11 April, tentara Sudan mengumumkan "pencopotan" Presiden Omar al-Bashir setelah berkuasa selama 30 tahun.
MTC saat ini mengawasi "masa transisi" selama dua tahun. Namun, para demonstran bersikukuh menuntut dewan militer untuk menyerahkan kekuasaan kepada otoritas sipil.