Nicky Aulia Widadio
22 April 2019•Update: 22 April 2019
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras serangan bom di Sri Lanka.
Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengatakan serangan bom tersebut merupakan perbuatan tercela dan tidak beradab sehingga harus ditindak.
“MUI menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para keluarga korban agar mereka tetap tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Anwar melalui pesan tertulis, Senin.
Selain itu, MUI minta masyarakat dunia tidak mengaitkan tindakan yang tidak beradab ini dengan agama tertentu.
MUI berharap kepolisian Sri Lanka segera dapat mengungkap dan menangkap para pelaku dari tindakan yang tidak berperikemanusiaan ini dan memberi hukuman yang seberat-beratnya.
Bom meledak di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka pada Minggu yang menewaskan sedikitnya 138 orang dan lebih dari 400 lainnya terluka.
Gereja-gereja tersebut terletak di Kota Kochikame, Negombo dan Batticaloa serta Hotel Kingsbury, Cinnamon Grand dan Shangri La yang berlokasi di ibu kota Kolombo terkena serangan bom.