27 November 2021•Update: 30 November 2021
TRIPOLI, Libya
Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Libya pada Jumat mengutuk serangan terhadap sebuah pengadilan di kota barat daya Sebha.
“Terkejut dengan” serangan yang dilaporkan di pengadilan banding Sebha pada Kamis, Misi Dukungan PBB (UNSML) mengatakan “sangat mengutuk segala bentuk kekerasan terkait pemilihan dan menegaskan kembali bahwa proses pemilihan harus dilindungi.”
Misi tersebut mengatakan bahwa “serangan terhadap fasilitas peradilan atau pemilihan atau personel-personelnya tidak hanya tindakan kriminal, dapat dihukum berdasarkan hukum Libya, tetapi juga merusak hak Libya untuk berpartisipasi dalam proses politik,” ujar UNSML.
Badan ini menekankan pentingnya melindungi proses pemilihan, mengulangi seruannya untuk pemilihan yang transparan, adil dan inklusif yang dijadwalkan pada 24 Desember sebagaimana ditetapkan dalam road map Forum Dialog Politik Libya dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.
Pada Kamis, sebuah kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan milisi jenderal pemberontak Khalifa Haftar menyerbu pengadilan Sebha untuk mengganggu proses banding yang akan diajukan oleh pengacara Saif al-Islam Gaddafi, setelah membuka pintu untuk banding bagi mereka yang didiskualifikasi dari pemilihan presiden, menurut sumber keamanan.
Hampir 100 kandidat telah mendaftar untuk mencalonkan diri dalam pemilihan 24 Desember Libya, termasuk Haftar, Perdana Menteri transisi Abdul Hamid Dbeibah, dan Saif al-Islam, putra mantan orang kuat Muammar Gaddafi, yang didiskualifikasi pada Rabu oleh pengadilan Libya karena melakukan kejahatan perang.
Pemilihan presiden dan parlemen akan berlangsung di bawah kesepakatan yang disponsori PBB yang dicapai oleh saingan politik Libya November lalu.
Batas waktu pendaftaran bagi mereka yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden adalah 22 November. Nominasi untuk pemilihan parlemen tetap terbuka hingga 7 Desember.
Rakyat Libya berharap pemilu mendatang akan membantu mengakhiri konflik bersenjata yang telah melanda negara kaya minyak itu selama bertahun-tahun.