Muhammad Nazarudin Latief
08 April 2019•Update: 09 April 2019
Ayse Sumeyra Aydogdu dan Hamdi Yildiz
TRIPOLI, Libya
Jet tempur Pemerintah yang didukung PBB (GNA) pada Senin menembak pangkalan udara yang dikuasai oleh pasukan Khalifa Haftar yang berbasis di Libya timur, menurut Al Ahrar TV Libya.
Al-Watiyah, sebuah pangkalan udara 130 kilometer tenggara Tripoli, adalah pangkalan udara yang tempat Haftar di dekat ibukota Libya.
Pasukan Haftar menggunakan pangkalan udara itu untuk meluncurkan serangan pada pasukan pemerintah Tripoli.
Tentara Nasional Libya (LNA) belum membuat pernyataan tentang serangan udara itu.
Pada Kamis, Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut kembali Tripoli dari pemerintah yang didukung PBB.
Sehari kemudian, mereka mengumumkan penguasaan mantan Bandara Internasional Tripoli di pinggiran ibukota.
Langkah itu merupakan bagian dari operasi yang disebut “Flood of Dignity”dan Tentara Nasional Libya (LNA) tidak akan berhenti sampai misi selesai, kata juru bicara Ahmed Al-Mismari pada konferensi pers.
Libya dilanda gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menggulingkan Presiden Muammar Gaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak saat itu, pecah konflik dengan dua kelompok yang saling bersaing: satu di kota timur Al-Bayda, yang dikuasai Haftar dan satu lagi di Tripoli.