Muhammad Abdullah Azzam
11 Juli 2020•Update: 12 Juli 2020
Alaa Mohamed Aboueleinin Aly, Çağrı Koşak
KAIRO
Menteri air dan irigasi Mesir mengumumkan negosiasi negaranya dengan Ethiopia soal Bendungan Hidase yang dibangun di Sungai Nil Biru di Ethiopia tak dapat mencapai kesepakatan yang diinginkan dua pihak.
Menurut pernyataan tertulis dari Kementerian Irigasi Mesir, pertemuan negosiasi Bendungan Hidase antara Mesir, Ethiopia dan Sudan di bawah naungan Uni Afrika berlangsung selama tujuh hari.
Pernyataan itu menyatakan belum ada kemajuan dari masalah yang dibicarakan.
"Semua pihak masih mencari pijakan yang sama dalam masalah teknis dan hukum hingga saat ini. Ketidaksepakatan mengenai masalah teknis dan hukum masih berlanjut," tutur dia.
Negosiasi akan berlanjut hingga 13 Juli, dan negara-negara yang berpartisipasi akan melaporkan ke Afrika Selatan saol inti dari pembicaraan mereka.
Polemik Bendungan Hidase
Ketidaksepakatan antara negara-negara di kawasan ini tentang penggunaan perairan Sungai Nil dengan dimulainya pembangunan bendungan tersebut tidak dapat diselesaikan meski ada banyak aktor internasional yang ikut bermain.
Minggu terakhir perundingan yang dimulai dengan mediasi Sudan bulan lalu terkait bendungan itu berakhir pada 18 Juni karena sikap Mesir yang tidak kompromi dan menuduh pihak Ethiopia.