Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
11 November 2018•Update: 12 November 2018
Hussein Qabani
KAIRO
Kementerian Luar Negeri Mesir pada Minggu menyerukan persatuan Palestina pada ulang tahun ke-14 kematian Yasser Arafat.
"Penghormatan kepada simbol perlawanan Palestina, kepada jiwa pemimpin Yasser Arafat," kata kementerian di Twitter.
Kementerian meminta kepada warga Palestina untuk mempererat persatuan dalam rangka mengembalikan hak mereka dan mencapai perdamaian.
Mesir telah memimpin upaya untuk mempersatukan kelompok-kelompok Palestina yang bersaing antara Hamas dan Fatah, dan memulai kembali pembicaraan damai antara Palestina dan Israel yang berakhir pada 2014.
Tepi Barat dan Jalur Gaza tetap secara politis dan secara administratif terpecah sejak 2007, ketika Hamas merebut kendali dari Fatah setelah beberapa hari pertempuran di jalan.
Kemenangan Hamas di Gaza pada 2007 mengakhiri lebih awal - jika berumur pendek - persatuan pemerintah yang dapat tercipta setelah Hamas menyapu bersih pemilihan umum legislatif 2006 silam.
Pada 11 November 2004, Arafat meninggal dunia di Prancis --dalam situasi yang mencurigakan-- di usianya yang ke-75. Hingga sekarang, beberapa dokter tidak dapat menentukan penyebab pasti kematiannya.
Warga Palestina menuduh Israel meracuni Arafat, sebuah klaim yang ditolak oleh Tel Aviv.