Nani Afrida
30 Agustus 2019•Update: 01 September 2019
Zehra Nur Duz, Nilay Kar Onum dan Nazli Yuzbasioglu
OSLO / ANKARA
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu tiba di ibu kota Norwegia Kamis untuk kunjungan resmi selama dua hari.
Cavusoglu diundang Menlu Norwegia Ine Eriksen Soreide.
Cavusoglu juga bertemu dengan warga dan pebisnis Turki di Kedutaan Besar Turki di Oslo.
Dia ikut menghadiri resepsi di kedutaan untuk menandai peringatan 97 tahun Hari Kemenangan Turki pada 30 Agustus.
"Kemenangan ini terjadi dalam sejarah sebagai salah satu simbol tekad bangsa Turki untuk melindungi kemerdekaan dan masa depannya," kata Cavusoglu di resepsi.
Menggarisbawahi bahwa Norwegia adalah sekutu berharga Turki, Cavusoglu mengatakan: "Kami memiliki keinginan kuat untuk memajukan hubungan baik kami."
Cavusoglu juga mengunjungi Pusat Islam Al-Noor di Baerum, sekitar 20 kilometer (12 mil) dari Oslo, yang diserang oleh pria bersenjata berusia 21 tahun pada 10 Agustus.
"Masjid #AlNoor yang dikunjungi diserang di dekat #Oslo dan berharap pemulihan cepat," kata Cavusoglu di Twitter.
Dia berterima kasih kepada otoritas Norwegia atas pesan "bijak" mereka terhadap Islamophobia.
"Kita bisa mengatasi Islamophobia hanya jika kita semua bertindak bersama," katanya.
Serangan itu terjadi sehari sebelum hari libur keagamaan Muslim Idul Adha.
Pria bersenjata itu ditangkap oleh orang-orang di masjid sebelum polisi tiba.
Seorang warga negara Afghanistan, Mohamed Rafiq, terluka saat menghadapi penyerang.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pada hari Kamis bahwa semua aspek hubungan bilateral serta peluang untuk meningkatkan kerja sama lebih lanjut antara Turki dan Norwegia akan dibahas selama kunjungan.
* Ditulis oleh Zehra Nur Duz