Servet Günerigök
24 Desember 2021•Update: 29 Desember 2021
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Kamis berbincang via telepon untuk membahas penumpukan tentara Rusia di dekat perbatasan Ukraina, menurut Departemen Luar Negeri AS.
Kedua pejabat itu juga "membahas pendekatan jalur ganda NATO ke Rusia, dengan mencatat Aliansi itu tetap siap untuk dialog yang berarti dengan Rusia, sambil berdiri bersatu untuk membela dan melindungi Sekutu," kata juru bicara Deplu AS Ned Price dalam sebuah pernyataan.
Blinken kemudian mengatakan dalam sebuah cuitan bahwa dia dan kepala NATO tetap khawatir tentang pengumpulan militer Rusia di dekat Ukraina.
"NATO tetap terbuka untuk berdialog dan akan terus berjuang untuk perdamaian, keamanan, dan stabilitas di seluruh kawasan Euro-Atlantik," tutur dia.
Stoltenberg mengatakan pekan lalu bahwa penumpukan militer "provokatif" Rusia terus berlanjut meskipun ada tekanan internasional.
"Kami tidak melihat tanda-tanda bahwa penumpukan ini berhenti atau melambat. Sebaliknya, itu terus berlanjut," kata dia kepada wartawan setelah pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Pada 2014, Rusia mulai mendukung pasukan separatis di Ukraina timur melawan pemerintah pusat, sebuah kebijakan yang telah dipertahankan selama tujuh tahun terakhir.
Moskow kembali memusatkan militernya di dan sekitar Ukraina bulan lalu.