Megiza Soeharto Asmail
08 Juli 2018•Update: 09 Juli 2018
Megiza Asmail
UBUD, Bali
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo memastikan Presiden World Bank Jim Yong Kim tetap optimistis pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank akan tetap berlangsung di Bali, meski situasi Gunung Agung tidak dapat diprediksi.
Kepada Anadolu Agency, Menteri Eko mengatakan dalam pertemuan dengan pihak Bank Dunia di Lombok dan Bali selama 5-8 Juli, pemerintah turut mendatangkan ahli gunung api yang juga mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung Api (PVMBG) Surono.
“Kemarin kita lihat ketika ‘dukun’nya geologi itu didatangkan. Mbah Surono menyampaikan kalau dilihat dari tremornya dan tren guncangannya itu semakin mengecil. Tapi kita kan tidak bisa meraba alam,” ujar Menteri Eko di Ubud, Bali, Sabtu malam.
Menteri Eko menambahkan, pada saat berkunjung ke Bali Presiden Jim Yong Kim tak hanya menerima laporan namun juga juga melihat langsung persiapan Indonesia dalam event ekonomi tahunan dunia ini yang dijadwalkan berlangsung pada 12-14 Oktober mendatang.
Dia berujar, Presiden Jim Yong Kim optimistis Indonesia dapat menghelat agenda IMF-World Bank dengan baik dan lancar. Meski begitu, Menteri Eko, mengatakan pemerintah tetap menyiapkan skenario lain jika ada kendala terkait Gunung Agung.
“So far masih on, karena diperkirakan masih manageable situasinya. Dan sudah disiapkan juga plannya bandara-bandara mana yang bisa digunakan jika ada masalah. Tapi yang pasti, Presiden World Bank tetap optimistis,” ujar Menteri Eko.