Muhammad Abdullah Azzam
17 November 2020•Update: 17 November 2020
Emre Gurkan Abay
YEREVAN
Menteri luar negeri Armenia pada Senin mengundurkan diri setelah berselisih dengan Perdana Menteri Nikol Pashinyan atas masalah Nagorno-Karabakh.
Pengunduran diri Menlu Zohrab Mnatsakanyan diumumkan dalam posting di Facebook oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Anna Naghdalyan.
Sebelumnya pada hari itu, Pashinyan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negosiasi untuk menyerahkan beberapa daerah, termasuk kota strategis Shusha, ke Azerbaijan terus berlanjut bahkan sebelum dimulainya bentrokan baru pada 27 September.
Naghdalyan membantah klaim Pashinyan, mengatakan bahwa hal itu tidak pernah menjadi agenda pada tahap apa pun.
Menyusul pernyataan tersebut, Pashinyan mengumumkan bahwa dia memutuskan untuk memberhentikan Mnatsakanyan.
Pengunduran diri itu terjadi beberapa hari setelah gencatan senjata di wilayah yang diduduki Armenia selama hampir tiga dekade.
Penghentian pertempuran secara luas dianggap sebagai kemenangan Azerbaijan.
Masyarakat Armenia juga menyerukan kepada Pashinyan untuk mengundurkan diri karena telah "menerima kekalahan".