28 Juli 2017•Update: 28 Juli 2017
Abdel Raouf Arnaout
YERUSALEM
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel dapat mengambil alih permukiman Tepi Barat dengan imbalan warga Arab Israel di bawah kendali Palestina, menurut laporan media Israel, Jumat.
Netanyahu dilaporkan telah mengusulkan kepada pejabat Amerikat Serikat (AS) bahwa wilayah Wadi Ara di Israel dapat diambil alih oleh pemerintah Palestina.
Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara penasihat presiden AS Jared Kushner dan Duta Besar Jason Greenblatt beberapa pekan lalu, kata surat kabar Haaretz mengutip seorang pejabat.
“Isu ini tidak dibahas sebagai usulan terpisah, namun sebagai bagian dari usulan untuk kesepakatan komprehensif dengan Palestina,” kata pejabat tersebut.
Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan bahwa usulan tersebut menjadi salah satu pertanyaan yang diajukan “namun tidak dengan cara yang serius dan signifikan”.
Isu ini pertama kali dilaporkan oleh Channel 2 News Israel, Kamis.
Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman yang mengetuai partai sayap kanan Yisrael Beiteinu mengusulkan hal yang sama beberapa tahun lalu, namun ditolak oleh pemerintah Palestina dan pimpinan Arab.
AS saat ini tengah merencanakan perundingan kembali Palestina-Israel yang terhenti di awal 2014.