Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Juni 2020•Update: 09 Juni 2020
Gulsen Topcu, Mehmet Nuri Ucar
TRIPOLI, Libya
Menteri dalam negeri Libya pada Minggu mengatakan negara itu tidak akan bisa mengakhiri perang sampai bagian timurnya dibebaskan dari panglima perang Khalifa Haftar.
"Kami yakin bahwa Anda akan menyucikan tanah ini dari beberapa pengkhianat yang korup, yang menumpahkan darah anak-anak Anda dan menyebabkan perselisihan di antara saudara dan saudari," kata Fathi Bashagha kepada tentara Libya melalui Twitter.
Dalam perkembangan terkait, tentara Libya yang maju ke kota pantai Sirte meningkatkan pengiriman militer ke wilayah pinggiran pada Minggu.
Pasukan bersiap untuk membebaskan kota, yang terletak 279 mil dari ibu kota Tripoli, dari milisi Haftar.
Tentara melancarkan operasi untuk menangkap Sirte, Jufra dan kota-kota di Wadi Wishka, Buerat, Jarif dan Qasr Abu Haid dari pasukan Haftar.
Operasi membebaskan daerah Wadi Wishka di pinggiran Sirte.
Pemerintah Libya yang diakui secara internasional telah diserang oleh pasukan Haftar sejak April 2019, dengan lebih dari 1.000 orang tewas dalam kekerasan.