Velid Abdullah dan Hamdi Yildiz
30 Januari 2018•Update: 30 Januari 2018
Velid Abdullah and Hamdi Yildiz
TRIPOLI, Libya
Sebanyak 120 pengungsi tanpa dokumen berhasil diselamatkan di perairan Libya, Senin malam, seorang pejabat Libya memberikan konfirmasi kepada Anadolu Agency
Al-Hadi Mohamed Sabratha, komandan Angkatan Laut (AL) dan coastguard Libya melaporkan bahwa anak-anak dan perempuan ada diantara para pengungsi tersebut.
Kata Mohamed, operasi penyelamatan dilakukan di perairan Garabulli, sekitar 60 kilometer ke arah timur Tripoli yang menjadi ibu kota Libya.
Pengungsi kemudian diserahkan ke Departemen Pemberantasan Migran Illegal.
Menurut Angkatan Laut Libya, sudah 16.000 pengungsi tak berdokumen diselamatkan dari laut sejak 2017 lalu.
Sejak runtuhnya pemerintah Libya pada tahun 2011, pantai barat laut negara itu telah menjadi jalur illegal para pengungsi yang ingin menuju Italia dan negara-negara lain di Eropa.
Libya merupakan titik transit utama bagi migran Afrika yang mencari akses ke Eropa, terutama Italia.