Mert Davut, Muhammad Abdullah Azzam
09 Februari 2026•Update: 27 Februari 2026
ANKARA
Jumlah penduduk Turkiye pada 2025 tercatat mencapai 86.092.168 jiwa, meningkat 427.224 orang dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan data resmi Institut Statistik Turkiye (TÜİK).
TÜİK pada Senin (9/2) mengumumkan hasil “Sistem Pencatatan Kependudukan Berbasis Alamat 2025”, yang menunjukkan populasi Turkiye pada 2024 berada di angka 85.664.944 jiwa sebelum mengalami kenaikan signifikan pada tahun berikutnya.
Berdasarkan data tersebut, komposisi penduduk laki-laki tercatat sebesar 50,02 persen atau 43.059.434 jiwa, sementara penduduk perempuan sebesar 49,98 persen atau 43.032.734 jiwa.
Laju pertumbuhan penduduk tahunan juga mengalami peningkatan, dari 3,4 per seribu pada 2024 menjadi 5 per seribu pada 2025.
TÜİK mencatat persentase penduduk yang tinggal di pusat provinsi dan distrik naik dari 93,4 persen pada 2024 menjadi 93,6 persen pada 2025.
Sebaliknya, proporsi penduduk yang tinggal di kota kecil dan desa menurun dari 6,6 persen menjadi 6,4 persen.
Jumlah warga negara asing yang menetap di Turkiye turut meningkat. Populasi asing bertambah 38.968 orang menjadi 1.519.515 jiwa.
Dari jumlah tersebut, sekitar 49,3 persen merupakan laki-laki dan 50,7 persen perempuan.
TÜİK menjelaskan bahwa kategori penduduk asing mencakup individu dengan izin tinggal atau izin kerja yang masih berlaku, pemegang dokumen perlindungan internasional, serta pemegang kartu biru yang sebelumnya melepaskan kewarganegaraan Turkiye secara resmi.
Namun, warga asing dengan visa atau izin tinggal kurang dari 90 hari untuk keperluan kursus, pariwisata, atau penelitian ilmiah tidak termasuk dalam perhitungan. Pengungsi Suriah yang berada di Turkiye dengan status perlindungan sementara juga tidak dimasukkan dalam data populasi.