Krisis obat di Gaza, Ibu dan dua anak dievakuasi ke Türkiye via Yordania
Evakuasi dilakukan di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung akibat terbatasnya pasokan obat dan bantuan, meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 10 Oktober
AMMAN, Yordania
Sebuah keluarga Palestina asal Gaza yang kehilangan seorang anak akibat kelangkaan obat-obatan dievakuasi ke Türkiye menggunakan ambulans udara melalui Yordania, setelah otoritas Israel menahan sang ayah di perbatasan meski sebelumnya telah memberi persetujuan keberangkatan untuk keperluan medis.
Ibu bernama Iman Said Muammer bersama dua anaknya, seorang putri berusia 13 tahun dan putra berusia 3 tahun yang menderita sindrom genetik dan membutuhkan perawatan intensif, diberangkatkan dari Gaza menuju Türkiye. Evakuasi dilakukan di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung akibat terbatasnya pasokan obat dan bantuan, meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 10 Oktober.
Namun, sang ayah, Ali Fuad Abu Muammer, ditahan oleh pasukan Israel di penyeberangan Kerem Abu Salem saat keluarga tersebut hendak meninggalkan Gaza. Penahanan itu terjadi meskipun izin keluar untuk seluruh anggota keluarga telah disetujui sebelumnya.
Keluarga tersebut kemudian menyeberang ke Yordania melalui Jembatan Raja Hussein dan dibawa dengan ambulans yang disediakan Kedutaan Besar Türkiye di Amman menuju bandara. Dari sana, ibu dan dua anaknya diterbangkan menggunakan ambulans udara ke Kota Adana, Türkiye.
Dalam pernyataannya kepada Anadolu Agency dengan mata berkaca-kaca, Iman Muammer mengatakan putra sulungnya meninggal dunia di Gaza akibat tidak tersedianya obat dan perawatan medis yang memadai. Ia menyebut keputusannya meninggalkan Gaza semata-mata untuk menyelamatkan anaknya yang masih hidup dan dalam kondisi kritis.
Muammer juga mengatakan penutupan Penyeberangan Rafah membuat mereka tidak memiliki pilihan lain selain keluar dari Gaza. Ia menegaskan suaminya, yang bekerja untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ditahan secara tidak adil.
Meski bersyukur anaknya bisa mendapatkan perawatan di Türkiye, Muammer mengaku perjalanan tersebut terasa sangat berat tanpa kehadiran sang suami. Ia menambahkan bahwa kondisi di Gaza belum membaik dan mempertanyakan mengapa anaknya yang masih kecil harus menanggung penderitaan akibat situasi tersebut.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
