Maria Elisa Hospita
22 Juni 2020•Update: 22 Juni 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Otoritas kesehatan di Korea Selatan mendesak penanganan yang lebih ketat untuk menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19.
Pada Senin, jumlah kasus baru yang dilaporkan ada 17, atau yang terendah sejak 26 Mei.
Sejauh ini, Korsel melaporkan 12.438 kasus, termasuk 280 kematian, dan 10.881 pasien yang sudah dinyatakan pulih.
"Awalnya kami memprediksi gelombang kedua akan muncul pada musim gugur atau musim dingin," kata Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Jeong Eun-kyeong seperti dilansir oleh kantor berita Yonhap.
Namun, ternyata, gelombang kedua wabah melanda ibu kota dan sekitarnya.
“Perkiraan kami ternyata salah. Selama orang masih menjalin kontak dekat dengan orang lainnya, kami yakin infeksi akan terus berlanjut," kata Jeong.
Negara itu kini tengah mempertimbangkan untuk memberlakukan kembali pembatasan sosial jika kasus baru harian tidak turun menjadi satu digit.