Tevfik Durul
07 November 2017•Update: 07 November 2017
Tevfik Durul
SEOUL, Korea Selatan
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kunjungan resminya selama dua hari ke Korea Selatan bertemu dengan Presiden Moon Jae-in.
Korea Selatan adalah perhentian kedua dalam tur Asia Trump setelah kemarin dia berada di Jepang. Trump adalah presiden AS pertama yang mengunjungi Korea Selatan dalam 25 tahun terakhir.
Trump disambut dengan upacara penyambutan di Kantor Kepresidenan Korea Selatan atau yang lebih dikenal dengan sebut “Gedung Biru”.
Dalam pertemuannya dengan Presiden Moon Jae-in, mereka fokus membahas masalah Korea Utara dan perdagangan.
Menurut pernyataan Gedung Biru, pertemuan bilateral ini akan dilanjutkan dengan pertemuan antar delegasi yang diikuti pejabat kedua negara.
Usai pertemuan dengan Moon, Trump mengatakan dia senang mendengar Korea Selatan akan membeli peralatan militer dari AS dalam jumlah besar.
“Ini dapat membantu mengurangi defisit perdagangan yang diberikan AS kepada Korea Selatan," ungkap Trump.
Korea Selatan, ungkap Trump, terus meningkatkan rasio impornya dalam perdagangan bilateral kedua negara, menurut dia ini sangat penting bagi rakyat AS.
"Kami memiliki masalah perdagangan luar negeri dengan banyak negara, kami tidak ingin lagi mengalami masalah tersebut, kami berterima kasih kepada Korea Selatan untuk itu," Kata dia.
Sementara itu, Moon berharap kunjungan Trump ini bisa mengirimkan pesan kuat untuk Korea Utara dan menjadi jaminan bagi rakyat untuk mengatasi ketegangan di semenanjung Korea melalui jalur damai.
Trump dan Moon akan mengadakan konferensi pers bersama setelah pertemuan antar delegasi yang diadakan oleh pejabat kedua negara.
Presiden Trump memulai programnya di Korea Selatan dengan mengunjungi pangkalan militer terbesar militer AS di luar negeri, Camp Humphreys.