Mohamad Misto, Adham Kako
DEIR-EZ-ZOR/ANKARA
Pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) dan kelompok teroris YPG/PKK bernegosiasi dengan Daesh yang terjebak di desa Bagoz kota Deir-ez-Zor, lapor sumber-sumber lokal.
Pasukan koalisi kini sedang menghentikan serangan-serangan ke desa Bagoz yang terletak di timur Sungai Eufrat untuk melakukan negosiasi Daesh.
Ribuan warga sipil terjebak di desa tersebut, pada Rabu tujuh truk bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke daerah tersebut.
Nasib ribuan warga sipil yang sedang berlindung di daerah Bagoz seluas sekitar 30 kilometer persegi itu mengkhawatirkan, karena mereka berhadapan dengan ancaman serangan setiap saat.
Pasukan koalisi belum mengeluarkan pernyataan apa pun terkait perkembangan tersebut.
Belakangan ini, organisasi teroris YPG/PKK mulai mengusir paksa warga yang hidup di tenda-tenda di wilayah pedesaan di timur Deir-ez-Zor, Suriah.
Milisi YPG/PKK menuding para warga tersebut sebagai anggota Daesh yang harus pergi meninggalkan wilayah tersebut.
Organisasi teroris itu mengancam akan membunuh para keluarga yang tidak pindah ke distrik Hol di provinsi Hasakah, samping perbatasan Irak.
Suku Arab mendominasi sekitar 70 persen populasi wilayah permukiman di sebelah timur Sungai Eufrat.
Organisasi YPG/PKK bertujuan untuk mengubah secara paksa struktur penduduk di wilayah tersebut.
Kelompok teroris itu memindahkan paksa warga sipil yang terdiri dari suku Arab, Suryani, Kurdi, dan Turkmen.
Selain itu, YPG/PKK juga menghadang para warga yang hendak kembali ke kampung halaman mereka yang telah ditinggalkan oleh Daesh di Raqqa dan Deir-ez-Zor.
Menurut laporan dari Dewan Tinggi Suku-Suku dan Kabilah di Suriah, sejauh ini YPG/PKK telah memindahkan paksa 1 juta 700 ribu orang dari tempat tinggalnya.