Maria Elisa Hospita
04 Maret 2019•Update: 05 Maret 2019
Ali H. M.Abo Rezeg
KAIRO
Wartawan foto Mesir, Mahmoud Abu Zeid, yang lebih dikenal sebagai Shawkan, dibebaskan pada Senin setelah dipenjara selama lima tahun.
Kampanye Facebook yang menyerukan pembebasan Shawkan mengkonfirmasi bahwa jurnalis itu telah dibebaskan dari kantor polisi di Giza, sebelah barat Kairo.
Facepage telah merilis foto-foto yang menunjukkan perayaan kebebasan Shawkan bersama dengan keluarganya.
Pada 2018, pengadilan Mesir memvonis wartawan foto itu dengan hukuman lima tahun penjara atas berbagai tuduhan, termasuk penyerangan.
Shawkan dipenjara sejak Agustus 2013. Dia ditangkap saat meliput pembubaran demonstrasi pendukung mantan presiden Mohamed Morsi oleh pasukan keamanan Mesir, di lapangan Rabaa al-Adawiya, Kairo, setelah kudeta militer.
Sementara otoritas Mesir mengatakan ada 623 orang yang tewas dalam operasi pembubaran paksa itu, Ikhwanul Muslimin mengungkapkan jumlah korban jiwa mencapai 2.600.
Paska-kudeta, pasukan keamanan Mesir melancarkan razia atas pendukung Morsi dan kelompok-kelompok Ikhwanul Muslimin, hingga menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan lainnya ditangkap.