Maria Elisa Hospita
30 April 2020•Update: 01 Mei 2020
Ayhan Şimşek
BERLIN
Jerman resmi melarang seluruh aktivitas Hizbullah.
Lewat Twitter-nya, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman menyebut Hizbullah sebagai "organisasi teror Syiah".
"Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer melarang aktivitas Hizbullan di Jerman. Operasi simultan akan digelar di beberapa negara bagian mulai Kamis," kata Steve Alter.
Menurut badan intelijen domestik BfV, kelompok Lebanon itu memiliki sekitar 1.000 pendukung di Jerman.
Pada 2013, negara-negara anggota Uni Eropa (UE) melarang sayap militer Hizbullah, tetapi menolak tekanan dari Amerika Serikat dan Israel untuk melarang kelompok itu sepenuhnya.
Di Lebanon, Hizbullah diakui sebagai partai politik utama dan memainkan peran dalam struktur kekuasaan negara yang kompleks.